Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Verifikasi Kepemilikan di Google Search Console untuk Blogspot: Panduan Lengkap

Faridardiansyah.com - Punya blog di Blogspot tetapi belum pernah mengecek bagaimana performanya di Google? Bisa jadi ada data penting yang selama ini terlewat.

Google Search Console dapat membantu pemilik blog mengetahui bagaimana halaman mereka muncul di hasil pencarian Google. Dari sini, Anda bisa melihat kata kunci yang mendatangkan pengunjung, jumlah klik, posisi rata-rata halaman, hingga mengetahui apakah ada halaman yang mengalami masalah indeksasi. Namun, sebelum bisa menggunakan berbagai fitur tersebut, blog perlu ditambahkan dan diverifikasi terlebih dahulu.

Kabar baiknya, cara verifikasi kepemilikan di Google Search Console untuk Blogspot relatif mudah. Blogger merupakan layanan milik Google, sehingga proses verifikasinya biasanya lebih sederhana dibandingkan website yang menggunakan platform atau hosting lain.


Cara Verifikasi Kepemilikan di Google Search Console untuk Blogspot


Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkahnya dari awal, termasuk cara mengatasi verifikasi otomatis yang gagal.

Mengapa Blog Blogspot Perlu Ditambahkan ke Google Search Console?

Blog yang dibuat menggunakan Blogger atau Blogspot sebenarnya tetap bisa ditemukan Google tanpa harus didaftarkan secara manual ke Search Console. Meski begitu, menambahkan blog ke Google Search Console tetap sangat disarankan.

Alasannya sederhana. Search Console bukan hanya berfungsi untuk membuat blog muncul di Google, tetapi juga memberikan data dan laporan mengenai bagaimana Google menemukan, merayapi, dan mengindeks halaman blog Anda.

Misalnya, Anda memiliki artikel yang sudah diterbitkan beberapa hari lalu. Anda ingin mengetahui apakah artikel tersebut sudah masuk indeks Google atau belum. Daripada hanya menebak melalui pencarian Google, Anda bisa memeriksanya melalui Search Console. Selain itu, Search Console juga dapat memberikan gambaran mengenai performa artikel di hasil pencarian.

Anda bisa melihat berapa kali halaman ditampilkan, berapa kali mendapatkan klik, kata kunci yang digunakan pengguna, serta posisi rata-rata halaman tersebut. Jadi, Google Search Console bisa menjadi salah satu alat penting untuk mengembangkan blog Blogspot, terutama jika Anda serius mengandalkan trafik organik dari Google.

Manfaat Verifikasi Kepemilikan Blogspot di Google Search Console

Verifikasi kepemilikan bukan sekadar formalitas agar blog bisa terhubung dengan Search Console. Setelah blog berhasil diverifikasi, Anda bisa mendapatkan berbagai informasi yang berguna untuk pengelolaan blog.

Memantau Performa Pencarian Google

Salah satu fitur yang paling sering digunakan adalah laporan performa. Dari laporan tersebut, Anda dapat melihat bagaimana halaman blog tampil di Google Search. Beberapa data yang dapat diperhatikan antara lain total klik, total tayangan, CTR rata-rata, posisi rata-rata, dan kueri pencarian.

Contohnya, sebuah artikel mendapatkan banyak tayangan tetapi jumlah kliknya sedikit. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa judul atau deskripsi artikel perlu diperbaiki agar lebih menarik bagi pengguna.

Mengetahui Masalah Indeksasi

Tidak semua halaman yang diterbitkan otomatis masuk indeks Google. Ada berbagai alasan mengapa sebuah halaman belum terindeks. Search Console membantu Anda mengetahui status indeksasi halaman dan memberikan informasi apabila Google menemukan masalah tertentu ketika mencoba mengakses atau memproses halaman. Ini sangat berguna ketika Anda merasa artikel sudah lama diterbitkan tetapi belum muncul dalam pencarian.

Mengetahui Halaman yang Mendatangkan Trafik

Search Console juga dapat membantu menemukan artikel mana yang paling banyak mendatangkan pengunjung dari Google. Data tersebut bisa menjadi bahan evaluasi untuk menentukan topik artikel berikutnya.

Misalnya, ternyata artikel tentang tutorial Blogger mendapatkan trafik jauh lebih tinggi dibandingkan artikel dengan topik umum. Anda bisa menggunakan informasi tersebut sebagai pertimbangan untuk membuat konten yang masih relevan dengan topik tersebut.

Persiapan Sebelum Verifikasi Blogspot

Sebelum masuk ke proses verifikasi, ada beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan.

Pertama, pastikan Anda dapat masuk ke akun Google yang digunakan untuk mengelola blog Blogspot. Sebaiknya gunakan akun Google yang sama dengan akun yang digunakan untuk mengelola Blogger. Ini akan membuat proses verifikasi menjadi lebih praktis.

Kedua, pastikan alamat blog yang akan ditambahkan sudah benar.

Contohnya:

https://namablog.blogspot.com

Jika blog menggunakan domain sendiri, pastikan Anda juga mengetahui alamat domain yang benar.

Ketiga, pastikan blog masih aktif dan dapat dibuka melalui browser. Jangan langsung melakukan perubahan pada template atau kode HTML jika belum diperlukan. Untuk Blogspot, metode verifikasi yang tersedia biasanya tidak mengharuskan Anda melakukan perubahan kode secara manual.

Terakhir, pastikan Anda menggunakan Search Console melalui akun Google yang memiliki akses terhadap blog tersebut.

Cara Verifikasi Kepemilikan di Google Search Console untuk Blogspot

Sekarang kita masuk ke bagian utama, yaitu cara verifikasi kepemilikan di Google Search Console untuk Blogspot. Prosesnya cukup sederhana.

Buka Google Search Console

Langkah pertama adalah membuka Google Search Console menggunakan akun Google Anda. Setelah masuk, Anda akan melihat pilihan untuk menambahkan properti atau website yang ingin dikelola.

Pada tahap ini, Anda perlu menentukan jenis properti yang akan digunakan. Google Search Console secara umum menyediakan dua pilihan, yaitu Domain dan URL prefix. Untuk blog Blogspot, penggunaan URL prefix dapat menjadi pilihan yang lebih mudah dipahami, terutama jika Anda baru mulai menggunakan Search Console.

Masukkan Alamat Blogspot

Masukkan alamat lengkap blog Anda pada kolom URL prefix. Contohnya: https://namablog.blogspot.com/

Pastikan protokol dan alamatnya sesuai dengan alamat blog yang sebenarnya. Jika blog dapat dibuka menggunakan HTTPS, gunakan alamat HTTPS. Kesalahan kecil seperti menggunakan alamat yang berbeda dapat membuat proses verifikasi tidak sesuai dengan properti yang ingin Anda kelola. Setelah alamat dimasukkan, lanjutkan proses dengan memilih tombol untuk melanjutkan.

Pilih Metode Verifikasi

Setelah properti ditambahkan, Search Console akan meminta Anda melakukan verifikasi kepemilikan. Untuk Blogspot, proses ini biasanya dapat dilakukan dengan metode yang terhubung dengan akun Google atau Blogger. Karena Blogger merupakan layanan Google, akun yang digunakan untuk mengelola blog dapat membantu proses verifikasi menjadi lebih mudah.

Jika Google berhasil mengenali hubungan antara akun dan blog, proses verifikasi dapat dilakukan secara otomatis. Pada kondisi ini, Anda tidak perlu memasukkan kode HTML secara manual ke template Blogger.

Tunggu Sampai Verifikasi Berhasil

Setelah metode verifikasi dijalankan, Google akan melakukan pengecekan. Jika kepemilikan berhasil dikenali, Search Console akan menampilkan pemberitahuan bahwa properti sudah terverifikasi. Setelah itu, blog sudah terhubung dengan Google Search Console.

Perlu diingat bahwa terverifikasi bukan berarti semua data langsung tersedia secara lengkap pada saat itu juga. Beberapa laporan membutuhkan waktu sampai Google mengumpulkan dan memproses data.

Cara Verifikasi Blogspot Jika Verifikasi Otomatis Tidak Berhasil

Meskipun Blogspot dan Google Search Console sama-sama berada dalam ekosistem Google, bukan berarti setiap proses verifikasi selalu berhasil tanpa kendala. Ada kondisi tertentu yang menyebabkan verifikasi otomatis tidak berjalan.

Misalnya, akun Google yang digunakan untuk Search Console berbeda dengan akun yang digunakan untuk mengelola blog. Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan Anda login menggunakan akun Google yang benar.

Periksa juga apakah akun tersebut memang memiliki akses untuk mengelola blog di Blogger. Jika Anda menggunakan URL prefix, periksa kembali alamat blog yang dimasukkan. Pastikan alamatnya sama persis dengan alamat blog yang ingin diverifikasi, termasuk HTTPS jika blog menggunakannya.

Apabila metode otomatis tetap tidak berhasil, Search Console dapat menyediakan metode verifikasi alternatif yang sesuai dengan jenis properti yang Anda gunakan.

Untuk website dengan domain sendiri, misalnya, verifikasi DNS dapat menjadi pilihan. Namun, untuk blog Blogspot standar, sebaiknya jangan buru-buru mengubah DNS atau template hanya karena verifikasi otomatis gagal. Periksa terlebih dahulu akun Google dan alamat properti yang digunakan.

Cara Mengatasi Verifikasi Google Search Console yang Gagal

Ketika muncul pesan bahwa verifikasi gagal, jangan langsung menganggap ada masalah besar pada blog. Biasanya, masalahnya justru berasal dari hal sederhana.

Pastikan Akun Google Sudah Benar

Ini adalah salah satu penyebab yang paling sering terjadi. Misalnya, blog dibuat menggunakan akun Google A, tetapi Search Console dibuka menggunakan akun Google B. Google tentu perlu memastikan bahwa akun yang melakukan verifikasi memang memiliki hubungan dengan properti tersebut. Solusinya adalah keluar dari akun yang tidak diperlukan atau gunakan akun Google yang memang digunakan untuk mengelola blog.

Periksa Kembali URL Blog

Kesalahan alamat juga bisa menyebabkan verifikasi tidak berhasil. Contohnya, blog sebenarnya menggunakan: https://namablog.blogspot.com/ Tetapi Anda memasukkan alamat lain yang tidak sesuai. Periksa kembali URL blog melalui Blogger dan gunakan alamat yang sama ketika menambahkan properti.

Pastikan Blog Bisa Diakses

Coba buka blog melalui browser biasa. Jika blog tidak bisa dibuka, mengalami pengalihan yang bermasalah, atau ada pengaturan yang membatasi akses, proses pengecekan Google juga bisa mengalami kendala. Pastikan blog dalam kondisi aktif dan dapat diakses dengan normal.

Jangan Mengubah Template Tanpa Alasan

Ketika melihat tutorial verifikasi website, Anda mungkin menemukan metode yang meminta menambahkan meta tag ke template. Metode tersebut memang bisa digunakan pada kondisi tertentu, tetapi bukan berarti Anda harus langsung memasukkan kode tersebut ke Blogspot.

Jika tersedia metode verifikasi yang lebih sederhana, gunakan metode tersebut terlebih dahulu. Mengubah template tanpa memahami fungsi kode justru bisa menimbulkan masalah baru pada tampilan atau struktur blog.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Verifikasi Blogspot

Ada beberapa kesalahan yang cukup umum dilakukan oleh pemilik blog ketika menghubungkan Blogspot dengan Google Search Console.

  • Pertama, memasukkan URL yang salah.
  • Kedua, menggunakan akun Google yang berbeda dari akun pengelola blog.
  • Ketiga, tidak memperhatikan penggunaan HTTPS.
  • Keempat, terburu-buru mengubah kode template padahal metode verifikasi otomatis masih bisa digunakan.
  • Kelima, mengira bahwa verifikasi Search Console berarti artikel langsung mendapatkan trafik dari Google.

Ini perlu diluruskan. Verifikasi hanya memastikan bahwa Anda memiliki hak untuk mengelola properti tersebut di Search Console.

Setelah terverifikasi, Anda masih perlu membuat konten berkualitas, memastikan artikel dapat diakses Google, memperhatikan struktur website, dan melakukan optimasi SEO agar memiliki peluang tampil lebih baik di hasil pencarian.

Kesalahan lainnya adalah terlalu sering melakukan perubahan ketika proses verifikasi belum selesai. Sebaiknya lakukan pengecekan satu per satu secara sistematis. Mulai dari akun Google, alamat blog, metode properti, kemudian status verifikasi. Dengan cara tersebut, Anda akan lebih mudah menemukan sumber masalahnya.

Apa yang Dilakukan Setelah Blog Berhasil Diverifikasi?

Setelah proses cara verifikasi kepemilikan di Google Search Console untuk Blogspot berhasil, pekerjaan sebenarnya baru dimulai. Jangan hanya membiarkan Search Console terhubung tanpa pernah diperiksa. Mulailah dengan melihat laporan performa pencarian. Perhatikan artikel mana yang mendapatkan tayangan dan klik paling tinggi. Kemudian lihat kueri pencarian yang membawa pengguna ke blog.

Data ini bisa memberikan ide untuk memperbaiki artikel lama maupun membuat artikel baru. Anda juga bisa memeriksa halaman yang belum terindeks. Jika terdapat halaman penting yang belum masuk indeks, lakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya. Selain itu, biasakan memeriksa Search Console secara berkala. Tidak harus setiap hari. Seminggu sekali atau beberapa kali dalam sebulan sudah cukup untuk blog yang masih berkembang. Yang paling penting adalah Anda menggunakan data tersebut sebagai bahan evaluasi.

Kesimpulan

Cara verifikasi kepemilikan di Google Search Console untuk Blogspot sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Karena Blogger merupakan layanan milik Google, proses pengenalan kepemilikan blog biasanya dapat dilakukan dengan lebih mudah, terutama jika Anda menggunakan akun Google yang sama untuk mengelola Blogger dan Search Console.

Dengan melakukan verifikasi, Anda bisa mendapatkan akses ke berbagai data penting mengenai performa blog di Google. Mulai dari jumlah klik, tayangan, kata kunci pencarian, posisi rata-rata, hingga informasi mengenai masalah indeksasi. Jika verifikasi otomatis gagal, jangan langsung mengubah template atau konfigurasi blog secara sembarangan.

Periksa terlebih dahulu akun Google, alamat URL, penggunaan HTTPS, dan metode properti yang dipilih. Setelah blog berhasil diverifikasi, manfaatkan Google Search Console sebagai alat untuk mengevaluasi perkembangan blog secara berkala.

Jadi, kalau blog Blogspot Anda belum terhubung dengan Search Console, sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukannya. Verifikasi mungkin hanya membutuhkan beberapa langkah, tetapi data yang Anda dapatkan bisa sangat berguna untuk mengembangkan blog dan strategi SEO dalam jangka panjang.

Posting Komentar untuk "Cara Verifikasi Kepemilikan di Google Search Console untuk Blogspot: Panduan Lengkap"